Mapag Sri Desa Wanantara, Tradisi Syukur Sambut Musim Panen

    Mapag Sri Desa Wanantara, Tradisi Syukur Sambut Musim Panen

    INDRAMAYU - Masyarakat Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, menggelar tradisi Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur menyambut musim panen sekaligus melestarikan adat dan budaya warisan leluhur, Rabu (9/9/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di kediaman Ketua Jasa Pompanisasi Desa Wanantara, Sunardi, di RT 05/RW 06.

    Acara dihadiri Babinsa Desa Wanantara Koptu Reo A.S.; Kuwu Desa Wanantara Warsidi beserta pamong desa; Bhabinkamtibmas Bripka Alen Gunara; perwakilan Koordinator P3A atau Mitra Cai, Rohmat, bersama delapan anggota; Ketua Jasa Pompanisasi Sunardi; para ketua RT dan RW; Ketua DKM H. Masdirah; serta sekitar 50 warga.

    Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan pelaksanaan prosesi adat, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, kemudian ditutup dengan doa bersama.

    Koptu Reo A.S. mengatakan, kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

    “Tradisi Mapag Sri merupakan salah satu kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga, ” ujar Koptu Reo A.S.

    Menurutnya, tradisi tersebut juga mengandung nilai positif dalam membangkitkan semangat para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

    Mapag Sri merupakan tradisi masyarakat agraris dalam menyambut datangnya musim panen. Selain menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tradisi tersebut juga memuat penghormatan terhadap Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan sumber kehidupan dalam budaya masyarakat setempat.

    Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menjaga warisan budaya, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan semangat bertani. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, kelompok tani, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga juga diharapkan semakin kuat dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan Desa Wanantara. (PERS)

    kapten arm suhermanto letkol arm tulus widodo kolonel inf hista soleh harahap mayjen tni kosasih mapag sri desa wanantara kecamatan sindang budaya indramayu tradisi musim panen kearifan lokal babinsa wanantara ketahanan pangan pelestarian budaya dr. hendri
    Iswandi

    Iswandi

    Artikel Sebelumnya

    Koramil 1602/Sindang Bekali Mahasiswa Baru...

    Artikel Berikutnya

    Apel Gabungan Tingkat Kecamatan Pasekan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Apel Gabungan Tingkat Kecamatan Pasekan Digelar, Perkuat Koordinasi dan Sinergitas Antarinstansi
    Pangdam III/Siliwangi: Bantuan Presiden RI dan PERURI Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat dan Veteran
    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Surat Keysa Dijawab, Kepala Staf Angkatan Darat  Perintahkan Prajurit Segera Bangun Jembatan Gantung
    Surat Keysa untuk Presiden: Tali Slink Jembatan Lepas, Puluan Siswa Minta Jembatan Segera Diperbaiki

    Ikuti Kami